Exercice Miss Nani (KIBI 2020)




EMAK AKU ORA ISO MULEH

Ramadhan Fasting soon.....
            Eid Mubarak ... must have been synonymous with the name Opor chicken, rendang meat, french fries and rhombus. I can eat this food when visiting relatives or friends who celebrate Iedul Fitri. I will tell you about the Eid experience in 2019.
            2019 is a little different. I with my family returned to Palembang. On the second day of Eid, I arrived in Palembang after going by car  while trying a new toll road from Lampung.
            Arriving in Palembang, my family and I stayed at my wife's parents' house. After resting, we went for a walk to find food. Because many places to eat closed, we just went to the restaurant.
            But we have not found a place to eat and finally found a restaurant for boiled fish. An immediate decision was made. Just eat here. The name of this restaurant is very familiar name pindang sekawan.
            .Food menu was given. Wow there are Patin Fish and Baung Fish. We also ordered pepes fish patin and Seluang Fish.
Direct message. I waited long enough.
Orders arrived.
Because Baung and Patin Pindang fish is soupy, I immediately sip the broth.
            The tongue immediately gives the code to the brain! Tasty and refreshing. Sweet and sour taste makes the tongue sway.
            Patin and Baung fish heads cooked by Pindang are really good. Baung Fish head has a lot of chin and soft. The same thing applies to catfish.
Pepes fish also taste good marinade. Wow! The spices soak into the fish meat.
            What about seluang fish? Seluang fish is like anchovies. Deep fried. When eaten it's very crispy and not salty.
            About the price is not expensive. One portion of Pindang and Pepes catfish is only 25,000. 50,000 Baung Pindang Fish.
            If you go to Palembang or South Sumatra, there is no harm in tasting the Pindang Patin and Baung fish.


Translate


EMAK AKU ORA ISO MULEH
Bulan puasa sebentar lagi
            Lebaran...  pasti sudah identik dengan yang namanya ayam opor, daging rendang, kentang goreng dan  ketupat. Makanan ini saya bisa santap ketika berkunjung ke kerabat atau sahabat yang merayakan Iedul Fitri. Saya akan bercerita pengalaman lebaran di tahun 2019.
            Tahun 2019 ini sedikit berbeda. Saya dengan keluarga pulang ke palembang. Hari ke-2 lebaran, saya tiba di Palembang setelah melalui jalur darat sambil mencoba jalan tol baru dari Lampung.
            Sampai di Palembang, saya dan keluarga menginap di rumah orang tua istri saya. Usai beristirahat, kami jalan-jalan mencari makan. Karena banyak tempat makan tutup, kami ke rumah makan pindang saja.
            Tapi kami belum menemukan juga tempat makan dan akhirnya menemukan sebuah rumah makan ikan pindang . Keputusan langsung dibuat. Makan disini saja. Nama rumah makan ini sangat familiar namanya pindang sekawan
            Menu makanan pun diberikan. Wah ada Pindang Ikan Patin dan Ikan Baung. Kami juga memesan Pepes Ikan Patin dan Ikan Seluang.
Langsung pesan. Cukup lama saya menunggu.
Pesanan pun datang.
Karena Pindang Ikan Baung dan Patin ini berkuah, langsung saya seruput kuahnya.

            Lidah langsung memberikan kode ke otak! Enak dan menyegarkan. Rasa Asam dan Manis membuat lidah bergoyang.
            Kepala Ikan Patin dan Baung yang dimasak Pindang sungguh enak. Kepala Ikan Baung daginya banyak dan empuk. Hal yang sama berlaku untuk Ikan Patin.

            Pepes Ikan Patin juga terasa enak bumbunya. Woh!! Bumbu meresap hingga ke daging ikan.
            Bagaimana dengan Ikan Seluang? Ikan Seluang ini seperti ikan teri. Digoreng garing. Ketika disantap sangat renyah dan tidak asin.
            Soal harga tidak mahal. Seporsi Ikan Patin Pindang dan Pepes hanya 25.000. Pindang Ikan Baung 50.000.
            Kalau ke Palembang atau Sumatra Selatan, tidak ada salahnya mencicipi Pindang Ikan Patin dan Baung Ini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

What did you do on the weekend

My Teacher ( MISS NANI )

Exercise MS Nani, be going to/ will, 24,4,20